oleh

Proyek Jaringan Irigasi di Desa Sei Bamban Sergai Asal Jadi

Linktodays.com – Serdang Bedagai. Proyek Peningkatan Jaringan Irigasi di Siria Ria Kecamatan sei Bamban Kabupaten Serdang bedagai, yang dikerjakan di bulan November 2021 dengan Sumber dana APBD Kabupaten Serdang Bedagai Tahun Anggaran 2021, Rp 3.169.897.000,00 yang menggunakan Konsultan Pengawas CV Antara Desain, yang di kerjakan CV Igor Marecar. Rabu (26/01/2022)

Pekerjaan yang dianggarkan oleh Pemerintah diduga dikerjakan asal-asalan itu terlihat nyata Proyek Irigasi yang dikerjakan amburadul, tanpa memperdulikan mutu kualitas ketahanan bangunan, hal ini tidak patut dicontoh.

Salah satu Warga Desa Sei Bamban yang enggan menyebutkan namanya saat di konfirmasi di lokasi proyek menuturkan kepada awak media, Kami Masyarakat menyayangkan lemahnya pengawasan dari Pihak Dinas Perkerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Serdang Bedagai dan Konsultan pengawas sebagai tehniksi di lapangan yang mendesain kuwalitas dan kuwantitas supaya lebih Baik justru sebaliknya akibat Butanya Konsultan Pengawas dan Dinas PUPR proyek Rehabilitasi Yang di kerjakan CV Igor Marecar di kerjakan Asal-asalan sampai pekerjaannya pun Amburadul.

Pantauan awak media indotodays turun lokasi (19/01/2022) melihat langsung cara pengerjaan nya tidak sesuai SOP dan kontrak kerja yang di sepakati, dan anehnya lagi saat pemasangan batu tidak terlihat adanya campuran semen dan terlihat jelas kebanyakan pasir, sampai campur semen pun gak kelihatan macem gak pake semen. Pengadukan ini tidak seperti pada umumnya pembangun ini malahan langsung diaduk entah itu biar irit entah apa?

Di plang proyek tidak terdapat NO SPK dan luas volumenya terlihat di tulis pakai tulisan tangan.

“Karena dalam pengerjaan pemasangan batu terlihat dalam genangan air yang seharusnya dikeringkan dahulu sebelum pengerjaan, namun terlihat di Lapangan masih banyak genangan air sehingga hasil tidak maksimal kualitas mutu bangunan tidak Sesuai bestek “ujar seorang warga.

Diduga kualitas proyek bangunan tersebut tidak akan bertahan lama. Serta diduga diantara penyusunan pemasangan batu ada rongga yang kosong tidak terisi adukan dan saat di pegang batu yang sudah kering belepasaan (berguguran)dan sudah banyak yang retak retak.di duga pengerjaan ini kurang nya pengawasan dari dinas terkait.

Baca Juga: Proyek Pengaspalan Jalan di Desa Kuta Baru Sergai Diduga Tidak Sesuai Dengan Anggaran

Baca Juga: Proyek Pembangunan Saluran Air di Kelurahan Lalang Tak Ada Plang Rincian Dana

Hasil wawancara awak media ini terhadap salah satu pekerja mengakui tidak tau apa-apa.

”saya tidak tau apa-apa karena hanya pekerja, pelaksana juga tidak tau dan pengawas tidak ada dan saya pekerja harian,” ucap pekerja tersebut.
Selain itu, menurut Warga yang ada di lokasi proyek mengimbuhkan sembari memberi harapa agar Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai memperhatikan proyek yang ada di Kabupaten Serdang Bedagai, khususnya di tempatnya tersebut.

“Kami berharap agar Pemerintah atau pihak terkait yang mengawasi proyek ini atau dari Komisi DPRD Kabupaten Serdang Bedagai serta dari Inspektorat segera meninjau proyek ini agar mereka bisa melihat sendiri bagaimana kondisi pengerjaannya, seperti apa dan kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali.” Ungkapnya. (AIS)

Komentar

News Feed